Tuesday, 27 June 2017
Saturday, 13 August 2011 16:08

Indonesia Islamic Fashion Fair 2011

Written by  niken
Rate this item
(3 votes)

Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF) 2011 dengan tema Fashion & Tourism Extravaganza, kembali diselenggarakan di pusat perbelanjaan terbesar dikawasan Jakarta Barat, Central Park Mall, 11 Agustus – 11 September 2011. Acara dibawah naungan Indonesia Islamic Fashion Consortium (IIFFC) bersama Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia.

 

 

Acara pembukaan pameran fesyen muslim bertaraf internasional pada hari kamis, 11 Agustus 2011 ini ditandai dengan penabuhan gendering bersama antara Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan, Edy Putra Irawady dengan Dirjen Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Dr. Sapta Nirwandar. Dihadiri oleh Kementerian Koordinator Perekonomian RI, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI), Pengamat mode, Pemerintah Daerah Jakarta Barat, Praktisi industri mode, dan lainnya.

 

 

Lebih dari 20 perancang busana muslim terkemuka turut meramaikan IIFF 2011 antara lain Dian Pelangi, Defrico Audy, Hengky Kawilarang, Irna Mutiara, Jeany Ang, Merry Pramono, Malik Moestaram, Stephanus Hammy, Sofie dan Shafira.

Selain menggelar panggung peragaan busana, IIFF 2011 menawarkan dua hal baru untuk mempertajam stategi promosi Indonesia menuju cita-cita sebagai kiblat fesyen muslim dunia. Pertama, digelarnya kontes kecantikan secara online pertama di dunia “Muslimah Beauty 2011”. Kedua, penganugerahan IIFC Top Designer’s Award kepada perancang busana yang berprestasi dalam bidang pengolahan brand, gaya fesyen serta kemampuan membaca selera pasar.

“Tidak bisa dipungkiri kondisi persaingan di industri fesyen muslim mulai menggeliat sejak Indonesia dicanangkan sebagai kiblat fesyen Muslim Dunia melalui IIFF tahun lalu. Bagaikan sebuah inspirasi, sejumlah negara yang lebih dahulu eksis di dunia fesyen global mulai menggarap serius potensi pasar yang besar ini”, jelas Eka Shanty, Direktur IIFC. Oleh karenanya diperlukan strategi promosi yang berdampak luas seperti digital marketing melalui jejaring social media agar seluruh kegiatan IIFF dapat langsung diakses oleh para pecinta fesyen muslim dimanapun mereka berada, tambah Eka.

Deputi Menko Perekonomian RI Bidang Industri dan Perdagangan, Edy Putra Irawady, mengatakan; “kegiatan ini diharapkan akan lebih memacu tumbuhnya berbagai industri kreatif berbasis seni. Pada gilirannya, perekonomian industri akan mengalami percepatan pertumbuhan, dengan pilar yang makin kokoh. Karena ribuan ide kreatif telah muncul dari kearifan lokal di berbagai daerah yang kemudian berkembang menjadi daya tarik unggulan masing-masing daerah”.

Bagi konsumen yang berkunjung ke IIFF 2011 tersedia pilihan busana lebaran karya perancang terkenal serta kesempatan menikmati diskon dan Midnight Sale diacara Shopping Marathon Hourly Price pada 19 - 21 Agustus 2011. (Karyati Niken)

 

 

 

 

 

Last modified on Saturday, 13 August 2011 16:29
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner